0

Politicalpreneur P4M Sesi II Bahas Prospek Bisnis Polling

Bisnis poling ini masih menjadi kesempatan yang besar untuk digeluti bagi para sivitas akademik Universitas Nasional yang memiliki minat dan keterkaitan terhadap dunia riset, politik, dan pembentukan opini.
 Politicalpreneur_UNAS
Jakarta [UNAS] – Survey opini publik atau poling jejak pendapat merupakan salah satu aktivitas dalam dunia politik yang berperan sangat penting. Salah satunya adalah sebagai sarana untuk mempresentasikan kepentingan publik, terutama dalam memberikan respon atau feedback terhadap isu – isu politik terhangat yang sedang terjadi. Melihat besarnya prospek poling di masa mendatang, Locus Center – P4M Universitas Nasional kembali menggelar pelatihan Politicalpreneur sesi II dengan mengusung tema “Peluang Bisnis Polling dalam Era Demokrasi dan Otonomi Daerah”.

“Poling adalah salah satu kegiatan yang menjadi kebutuhan penting dalam merancang kampanye yang efektif untuk kompetisi politik. Namun demikian, dalam mengimplementasikan poling tersebut sebisa mungkin jangan dikaitkan dengan kepentingan – kepentingan politik praktis. Oleh karena itu, poling yang dilakukan harus berdasarkan akademik dan kaidah – kaidah ilmiah yang berlaku,” papar Ketua Populi Center, Nico Harjanto, Ph.D yang hadir sebagai nara sumber dalam acara yang berlangsung di ruang ruang Seminar Universitas Nasional, Selasar Lantai 3, Kamis (11/12).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Pusat Pengkajian Politik dan Pengapdian Masyarakat (P4M) Universitas Nasional, Dr. Diana Fawzia, MA menjelaskan bahwa pelaksanaan sistem politik demokrasi dan desentralisasi yang memberi implikasi pada pemilu yang dinamis memerlukan instrument untuk melakukan penilaian terhadap opini masyarakat. Oleh karena itu, kebutuhan tersebut ke depannya tentu akan mendukung eksistensi dan pemanfaatan poling. “Bisnis poling ini masih menjadi kesempatan yang besar untuk digeluti bagi para sivitas akademik Universitas Nasional yang memiliki minat dan keterkaitan terhadap dunia riset, politik, dan pembentukan opini,” imbuh Diana.

Tidak hanya pembahasan yang menarik terkait prospek bisnis poling ke depan dalam dunia politik, hal yang unik dalam pelatihan ini adalah peserta yang terdiri dari 20 mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa pilihan yang diseleksi melalui pengiriman Curriculum Vitae (CV) sebelum kegiatan dilaksanakan. “Saya sangat senang dapat berdiskusi dengan teman – teman mahasiswa yang ada di Unas. Saya juga terkesan dengan berbagai pertanyaan yang kritis yang diajukan oleh peserta,” pungkas Nico.

Related Posts

AdminWeb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *